Kopdar, di mana pun seru yang penting happy

Kopdar alias bertemu teman-teman yang selama ini kenal di dunia maya, baik teman medsos maupun blogger, selalu saya tunggu - tunggu. Jika waktunya pas – saya suka jika kopdar diadakan week end - tempatnya ok, terutama tempat yang memungkinkan saya membawa serta suami dan anak-anak, kemungkinan besar saya datang.

kopdar bersama teman medsos. Foto milik Murtiyarini
Agak repot memang harus membawa anak-anak tapi saya menikmatinya, kopdar membawa keluarga itu seperti menyelam sambil minum air.

Ntar Dulu...

 Tulisan saya dengan narasumber Psikolog Ratih Ibrahim, mengenai kebiasaan si  balita yang suka menunda. ada di edisi 9 Desember 2013


Home is where the heart is

Ini postingan ketiga sekaligus terakhir dari sesi family time di acara family tea camp sariwangi dan tabloid nova dengan narasumber psikolog  Ratih Ibrahim.


Kunci Komunikasi Suami Istri
Sesi terakhir sekaligus paling membuat haru beberapa pasangan suami istri peserta family tea camp. Jadi ceritanya mba ratih memberi semua peserta (suami dan istrinya) masing-masing selembar kertas dan balpoint. Dan meminta menuliskan yang kita sukai dan tidak disukai dari istri/suami, setelah itu ditukarkan, jadi istri bisa baca pujian dan komplain suami, begitupun sebaliknya.

Partisipasi Aktif setiap Warga untuk Indonesia Sehat

Keadaan darurat yang datang tak terduga
Jujur saja, yang membuat saya cukup tenang ketika dokter memutuskan saya harus operasi caesar untuk melahirkan  anak pertama dengan alasan bayi sungsang dan pinggang saya pendek, adalah karena seluruh biaya persalinan di cover asuransi kantor suami 100%. Berbeda dengan kantor saya yang hanya meng cover sekitar 5 juta rupiah.

Sayangnya tidak semua perempuan terutama ibu hamil diberi kemudahan seperti saya. Saya ingat kejadian yang menimpa tetangga ibu saya meninggal beberapa jam setelah melahirkan. Sebutlah bernama ibu X. Sejak hamil ibu X sering mengeluh sakit kepala dan tekanan darahnya naik. Tiap bulan dia mengecek kehamilannya di puskesmas. Bidan puskesmas menganjurkan untuk melahirkan di bidan terdekat atau dokter. Walaupun ibu X mengiakan tapi saat hari H nya, ibu X memilih melahirkan di temani dukun beranak, alasanya tentu saja tak ada biaya. Dan hal yang dikhawatirkan pun terjadi,

Modal Dasar Bayi Sehat

Postingan promo,  bisa di skip atau dibaca, tergantung kebutuhan hehehe

Artikel mengenai apa saya yang harus dilakukan dan dipersiapkan agar bayi tumbuh sehat dengan narasumber dr. Prastiya Gunawan, SpA dokter di RSUD DR.Soetomo Surabaya.

apa saja modal dasar itu;
1. imunisasi lengkap dan tepat waktu
2. lingkungan bersih
3. cek kesehatan secara berkala
4. ASI eksklusif
5. jam tidur cukup
6. kebersihan badan

Artikel lengkapnya bisa di baca di majalah Ayahbunda yang edar minggu ini no 24, 25 nov-08 des 2013